Showing posts with label Kutipan. Show all posts
Showing posts with label Kutipan. Show all posts

Saturday, April 20, 2019

Iman dan Ilmu

"Teman terbaik kalian dalam mengahadapi hidup adalah iman dan ilmu"
--Novel: Meridu Baginda Nabi halaman 89, karya Habiburrahman El Shirazy--

Saturday, September 30, 2017

Jangan Remehkan Dosa Kecil

Berhati-hatilah pada dosa-dosa kecil, karena ia akan berkumpul pada diri seseorang hingga akan membinasakannya.
(Abu Dawud, 400 dan Ahmad 5/331)


Rasulallah Shalallahu Alaihi Wassalam menggambarkan seperti seseorang yang membawa lidi ke tengah lapangan. Setiap orang membawa lidi, maka terkumpulah banyak lidi dan menutupi lapangan itu. Kemudian dipercikanlah api, maka terbakarlah semuanya.


*diambil dari buku Mudah Tafsir Ibnu Katsir terbitan Maghfirah Pustaka halaman 184

Wednesday, January 25, 2017

Memilih Guru Yang Benar


Imam an-Nawawi memberikan empat syarat yang ketat bagi guru yang tepat. Beliau menulis dalam at-Tibyan sebagai berikut: "tidaklah penuntut ilmu belajar kecuali dari seorang (guru) yang sempurna keahliannya, baik agamanya, mendalam pemahamannya, serta mulia pekertinya."  

(Dikutip dari buku Al-Majmu halaman 34, buah karya Ustadz Adi Hidayat, Lc, MA)

*sumber gambar dari sini

Saturday, March 5, 2016

Powerfull Mind


“You have a very powerful mind that can make anything happen as long as you keep yourself centered” 

(Dr Wayne W Dyer)

Tuesday, March 1, 2016

Thinking!!!



David J. Schwart, Guru Besar Georgia University, USA, mengatakan:


“Sukses orang tidak diukur dalam kilogram, gelar universitas, ataupun latar belakang keluarga, namun diukur dengan cara berfikir.”

Tuesday, February 9, 2016

Hidup itu.... (Sebuah Kutipan)


Hidup bagaikan uang logam. Ia memiliki dua sisi. Satu sisi menggambarkan kesengsaraan dan sisi yang lain menggambarkan kebahagiaan. Manusia tidak mungkin mengetahui makna dua sisi itu jika salahsatunya tidak ada” 
(#kutipan #buku Aku Tak Sempurna)

Wednesday, January 27, 2016

Nafsu (Sebuah Kutipan)


“Sekali nafsu itu kau manjakan, maka nafsu itu akan semakin kurang ajar dan tidak tahu diri! Jangan pernah berdamai dengan nafsu! Sekali kau berdamai, maka nafsu itu akan menginjak harga dirimu dan menjajahmu! Jangan beri kehormatan sedikitpun pada nafsumu. Perlakukan dia sebagai makhluk hina, penghianat yang tidak boleh diberi ampun!” -(Novel Ayat-Ayat Cinta 2)-

Sunday, November 15, 2015

Nasi(b)


"Nasib ternyata lebih banyak ditentukan oleh keputusan-keputusan yang Anda buat setiap hari"
(_kutipan buku_)

Saturday, August 1, 2015

Stress??

Janganlah Berputus Asa

“Bila ia memperoleh kegagalan atau ditimpa musibah, ia tak pernah menjadi sedih berlebihan apalagi sampai berputus asa. Ia segera besabar dan memohon kesabaran tersebut kepada sumbernya, yakni Allah SWT. Dan derita apapun yang dialaminya di dunia takkan pernah membuatnya frustasi sebab ia tahu bahwa masih ada derita yang jauh lebih dahsyat dan hakiki yang sepatutnya ia sungguh-sungguhhindari, yakni naar (api neraka) di akhirat kelak.”

gambar dari sini

Sunday, June 7, 2015

Jangan Sampai Menyesal


"Orang yang lalai, walaupun hanya dalam waktu satu desahan nafas saja dari umurnya, akan mengalami penyesalan yang tiada berujung dan kerugian tidak terhitung"
(Buku Ringkasan Ihya' 'Ulumuddin)

Tuesday, September 2, 2014

Mari Berkarya #KeepBlogging

"Janganlah mau hidup sia sia, mati tinggal nama. Sesungguhnya karya lah yang akan membuat kita tetap 'hidup' walau telah mati." #kutipan

Wednesday, May 14, 2014

#JLEB #MAKSIMAL


"Modal nikah itu bukan duit/pekerjaan/penghasilan. Terlalu mainstream! Modal nikah itu ILMU. Sekian." (by Trianfe)

Wednesday, April 16, 2014

Do Your Best!!


Kata-kata bijak dari penulis Ashley Montague;
“The deepest personal defeat suffered by human being is constituted by difference between what one was capable of be comingand what one has in fact become, and the greates tragedi in to become less than your full potential, using less than the abilities you have to work wit.”

Terjemahan bebasnya begini;
"Kekalahan terparah yang diderita manusia dapat dinyatakan sebagai selisih antara ‘seharusnya seseorang itu bisa menjadi apa’ dengan ‘kenyataannya ia hanya menjadi apa’ dan tragedi terbesar adalah bila Anda menjadi seseorang yang lebih rendah dari seluruh potensi Anda, karena sebenarnya Anda tidak mau mengerahkan seluruh kemampuan Anda dalam melakukan sesuatu."

Joooooshhh!!!!

Tuesday, February 25, 2014

BISA!!!






Seringkali kita mencari seribu alasan untuk mengatakan TIDAK BISA, padahal kita hanya butuh satu alasan untuk YA, SIAP & MAJU.
(Muhammad Syafii Antonio)

Thursday, February 6, 2014

;'(

" Ya Allah, sungguh KAU Tahu apa yang terlihat & yang tidak terlihat dalam diriku, maka terimalah kekuranganku. KAU Tahu kebutuhanku, maka terimalah mohonku. KAU Tahu apa yang ada dalam diriku, Maka ampunilah diriku." 
(Doa Nabi Ibrahim as setelah selesai Thawaf)

Saturday, October 26, 2013

Safar (Bepergian) -- Kutipan



“Merantaulah dari negerimu untuk mencari ketinggian dan bepergianlah, karena di dalam safar (bepergian) itu ada lima keuntungan, yaitu: a) menghilangkan keresahan, b) mencari penghidupan, c) menambah ilmu, d) memperbaiki adab dan e) menambah sahabat. Jika ada yang mengatakan bahwa di dalam safar terdapat kehinaan, bencana, dan kesulitan, maka kematian bagi seorang pemuda itu lebih baik dibandingkan dia tetap tinggal di negeri hina diantara pendengki dan pengadu domba.”
---(Ali Bin Abu Tholib)---

Monday, October 21, 2013

Sebuah Kutipan (Tung Desem Waringin)


"Cari yang Anda suka, tetapi menghasilkan. Kemudian dari yang menghasilkan dan Anda suka, baru pilih mana yang mudah dicapai. Semoga bermanfaat, saya Tung Desem Waringin mengucapkan salam dahsyat!"

Wednesday, September 25, 2013

Epic!!!




Ini bukan tentang lebih tua, seumuran, atau lebih muda. Ini tentang yang menyeimbangkan hidup dan yang bisa berjalan beriringan. Yang memberi kedamaian di hati, kenyamanan di sisi, dan kasih sayang tiada henti. Tentang tertawa bersama, saling mensupport, mendoakan satu sama lain, berbicara lepas tak berbatas tanpa berfikir ini pantas atau tidak. 

Ketika dunia begitu kejam, dia menjadi tempatmu untuk selalu pulang. Yang bisa membuatmu sangat sabar dan berusaha mengerti meski sulit. Menerimamu apa adanya meskipun kamu cuma seadanya. 

Wajah mungkin tak rupawan tapi kebersamaan dengannya itu sesuatu yang kamu yakin harus kamu perjuangkan. Masa lalunya tidak kamu persoalkan karena tahu itu yang membentuknya sekarang, kekurangan masing-masing adalah tugas bersama untuk belajar saling menerima dan memperbaiki agar jadi lebih baik. Tentang dia yang kamu ikhlas seumur hidup menjadi makmum/imamnya. Membuatmu bangga menjadi ibu/ayah dari anak-anaknya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
a>