Showing posts with label Buku. Show all posts
Showing posts with label Buku. Show all posts

Saturday, September 21, 2019

Akal, Anugerah Terindah Manusia

Dan Kami lebihkan mereka di atas banyak makhluk yang Kami ciptakan dengan kelebihan yang sempurna (QS. Al-Isra’ 17:70)

Terjadi dialog antara Imam Abu Hanifah dan beberapa orang ateis yang mengingkari eksistensi Allah. Beliau bercerita kepada mereka. “Bagaimana pendapat kalian jika ada sebuah kapal diberi muatan barang dan beban. Kapal tersebut mengarungi samudera. Gelombangnya kecil, airnya tenang, akan tetapi setelah kapal sampai di tengah lautan tiba-tiba terjadi badai besar. Anehnya kapal terus berlayar dengan tenang hingga sampai tujuan sesuai rencana tanpa guncangan dan berbelok arah, padahal tak ada nahkoda yang mengemudikan dan mengendalikan jalannya kapal. Masuk akal kah cerita ini?

Mereka berkata, “Tidak mungkin. Itu sesuatu yang tidak bisa diterima oleh akal, bahkan oleh khayalan sekalipun, wahai Syaikh.” Lalu Abu Hanifah berkata, “Subhanallah, kalian mengingkari adanya kapal yang berlayar sendiri tanpa pengemudi, tetapi kalian mengakui bahwa alam semesta yang terdiri atas lautan yang membentang, langit yang penuh bintang dan benda langit, serta burung yang beterbangan tanpa adanya Pencipta yang sempurna dan mengaturnya dengan cermat? Celakalah kalian, lantas apa yang membuat kalian ingkar kepada Allah?!” (Mereka Adalah Para Tabi’in, 2009).

*) Dikutip dari Buku "Aku Tak Sempurna", Halaman 45 karya Irja Nasrullah



Tuesday, February 20, 2018

Mengelola Aset Utama


“Rezeki yang tidak diperoleh hari ini masih dapat diharapkan esok hari, tetapi waktu yang berlalu hari ini tidak mungkin dapat diharapkan kembali esok hari.”

Orang yang tidak pernah membuat jadwal tidak akan merasakan nikmatnya punya waktu luang. Orang yang tidak pernah hadir dalam ketatnya agenda tidak akan pernah mampu memaknai waktu senggang. Ketika jadwal menjadi giudeline penggunaan waktu yang efektif, ia perlu pendekatan komprehensif dari sang empunya jadwal. Sejumlah catatan menarik perlu diperhatikan dalam hal ini.

Pertama, kenali dan kendalikan penyakit malas. Penyakit ini cepat sekali menguasai jalan darah setiap orang yang mengabaikan fitrahnya. Penyakit jiwa ini sungguh dahsyat menggerogoti hati siapapun yang lengah karena dunia. Seseorang pemalas tidak akan mampu tampil maksimal dengan potensinya. Siapa yang bekerja dengan baik dan benar, dia akan memperoleh apa yang diperjuangkan.

Kedua, cari teman yang baik. Ini sangat penting. Teman dapat menginspirasi kita untuk sukses mengelola waktu. Tetapi, bisa juga mengacaukan pelbagai agenda prestatif kita. Tanpa kita sadari, teman adalah cermin diri kita. Kecenderungan dan kedekatan itulah yang akan membuka ruang untuk saling mempengaruhi.

Ketiga, disiplin. Tidak akan ada progress dalam agenda yang lengkap sekalipun tanpa disiplin. Kertas agenda hanya akan jadi catatan usang karena disiplin menjadi syarat mutlak untuk mencapai hasil maksimal. Berdisiplin pada hakikatnya memanfaatkan waktu pada level tinggi. Ini penting diperhatikan, karena hanya dengan itu kita bisa mengendalikan pelbagai kemungkinan yang melingkupi upaya sukses kita dalam rentang waktu yang terbatas. Shalat lima waktu adalah cerminan yang tepat untuk disiplin. Mereka yang shalat tepat waktu adalah mereka yang hati-hati dengan waktu mereka.

Keempat, jangan menunda-nunda pekerjaan. Pekerjaan yang ditumpuk-tumpuk pada satu saat akan menjadi bom waktu. Bila meledak, justru akan menghabiskan lebih banyak tenaga dan waktu. Kalau sudah kepepet, jalan pintas dengan hasil asal-asalan akan ditempuh. Akhirnya kualitas kerja pun menurun. Ini seharusnya dihindari.

Kelima, Fokus. Fokus dapat memangkas waktu dan energi. Orang yang fokus pada proses dan pencapaian akan selalu mencari mekanisme terbaik – juga dalam aspek waktu – untuk mencapainya. Fokus membuat seseorang meningkatkan kualitas waktunya. Dengan waktu yang sama, seseorang yang fokus akan dapat menyelesaikan suatu pekerjaan relatif lebih singkat dengan hasil yang dapat lebih memuaskan dibandingkan dengan yang tidak.

*Tulisan ini saya salin dari buku karya Fahrizal Muhammad dengan judul Sekali, Hidup Sepenuh Hati halaman 360 s.d. 365.

Thursday, January 25, 2018

[Reviu Buku] : Life must go on - Jalani, Nikmati, Syukuri


Berbagai macam persoalan hidup seringkali kita jumpai. Tidak mengenal status ekonomi maupun status sosial. Saking peliknya masalah, beberapa kita dengar di media massa bahkan ada yang sampai nekat (maaf) bunuh diri.  

Masih ingat dengan video yang sempat viral dari youtuber asal Amerika Serikat beberapa waktu lalu? Yang jadi perbincangan para netizen akibat youtuber Logan Paul mengupload video kondisi suicide forest alias hutan bunuh diri di hutan Aokigahara, Jepang. Wow...Hutan tempat Bunuh Diri? Buat saya ini tentu mencengangkan.

Saturday, September 30, 2017

Jangan Remehkan Dosa Kecil

Berhati-hatilah pada dosa-dosa kecil, karena ia akan berkumpul pada diri seseorang hingga akan membinasakannya.
(Abu Dawud, 400 dan Ahmad 5/331)


Rasulallah Shalallahu Alaihi Wassalam menggambarkan seperti seseorang yang membawa lidi ke tengah lapangan. Setiap orang membawa lidi, maka terkumpulah banyak lidi dan menutupi lapangan itu. Kemudian dipercikanlah api, maka terbakarlah semuanya.


*diambil dari buku Mudah Tafsir Ibnu Katsir terbitan Maghfirah Pustaka halaman 184

Monday, February 13, 2017

[REVIU BUKU]: Menyoal Hadist-Hadist Populer

Judul                   : Menyoal Hadist-Hadist Populer,
Penulis                : Ustadz Adi Hidayat, Lc, MA
Terbit                   : 2013
Tebal                   : 282 halaman
Penerbit              : Akhyar Quantum Institute



Membaca buku ini, saya jadi semakin sadar akan dangkalnya pemahaman saya tentang ilmu agama. Judul bukunya adalah Menyoal Hadist-Hadist Populer. Buku yang menceritakan tentang hadist-hadist yang sudah sering kita dengar, namun pada kenyataannya ternyata hadist dhaif dan palsu.

Friday, January 27, 2017

[Review Buku] Al-Majmu (Ustadz Adi Hidayat, Lc, M.A.)

Judul     : Al-Majmu, Bekal Nabi Bagi Para Penuntut Ilmu
Penulis : Ustadz Adi Hidayat, Lc, M.A.
Terbit    : 2016
Tebal     : 114 halaman
Penerbit: Akhyar Quantum Institut

"Ilmu itu bagaikan kijang yang lincah, 
Bila engkau tidak mengikatnya maka ia akan mudah lari"
(Pepatah)


Al-Majmu yang berarti kumpulan. Dinamakan demikian karena isinya berupa kumpulan hadits nabi dan catatan para ulama yang menyertai. Begitu yang diungkapkan sendiri oleh penulisnya, Ustadz Adi Hidayat di dalam kata pengantarnya. Sebuah karya buku, demi memenuhi hasrat penuntut ilmu. Walaupun bukunya mungil, tapi isinya padat dan sarat makna. Secara runut Ustadz Adi Hidayat menguraikan kiat-kiat menuntut ilmu sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sunday, November 13, 2016

KARTINI - Kisah Yang Tersembunyi

Judul     : Kartini – Kisah Yang Tersembunyi
Penulis : Aguk Irawan MN
Terbit    : Cetakan Pertama, April 2016
Tebal     : 305 halaman
Penerbit:  Javanica (PT Kaurama  Buana Antara)


Cinta membangkitkan balasan cinta,
tetapi penghinaan selama-lamanya tak akan menghidupkan rasa cinta
(Kartini)



Sebuah buku sejarah yang bercerita tentang sosok Kartini. Barangkali kita sebagai warga negara Indonesia sudah tidak asing lagi mendengar namanya. Bahkan, Hari Kartini sudah biasa kita jumpai disetiap tahunnya, tepatnya setiap 21 April. Tanggal tersebut tak lain adalah hari kelahiran Kartini, yang lahir pada 21 April 1879 dan wafat pada usia yang masih cukup muda yaitu 25 tahun.
Isi dari  buku ini kurang lebih begini;

Sunday, April 5, 2015

Novel Api Tauhid


Sudah beberapa novel karya Kang Abik saya lahap. Novel karya-karyanya memang menarik untuk dibaca. Mulai dari novel yang pernah booming dulu...Ayat-ayat Cinta, Ketika Cinta Bertasbih, Bumi Cinta, sampai yang terbaru ini (per triwulan terakhir tahun 2014) dengan Judulnya Api Tauhid. Denger-denger nii novel berikutnya akan ada lanjutan dari Ayat-ayat Cinta. Kita tunggu saja seperti apa kelanjutan karya dari Novelis No.1 di Indonesia ini.

Ngomong-ngomong soal novel yang teranyar, Api Tauhid, saya baru saja menyelesaikannya. Butuh beberapa minggu sampai tuntas, maklum bacanya juga di sela-sela kerjaan kantor yang gak ada habisnya.haha...

Sedikit berbeda dengan novel-novel karya sebelumnya. Kali ini dikisahkan dua cerita di dalam satu novel. Tentang Fahmi dan perjuangan ulama Said Nursi Baddiuzaman. Bagi penikmat sejarah atau pemerhati timur tengah, novel ini bisa jadi referensi menambah wawasan. Kisaran harganya 80ribuan lah. Kalau mau tahu sinopsis cerita novelnya, bisa klik di sini.

Selamat membaca!!

Monday, August 12, 2013

[Review Buku] Follow Your Passion

Judul     : Follow Your Passion
Penulis : Muadzin F. Jihad
Terbit    : Cetakan Pertama, 2012
Tebal     : 215 halaman
Penerbit: TransMedia Pustaka

“Think Big, Start Small, Act Now”
(Muadzin F. Jihad)

Muadzin F. Jihad, pertama kali saya mengenal namanya adalah di dunia per-blog-an. Waktu itu secara tidak sengaja saya mampir ke blog pribadinya. Saya masih ingat, bisa-bisanya saya berkunjung ke blognya itu berawal dari sebuah link yang dishare di jejaring sosial (di twitter atau facebook ya, saya agak lupa). Setelah saya klik link-nya, saya berjumpa dengan sebuah artikel yang menceritakan tentang kisah si pemilik blog (Kang Muadzin) yang resign sebagai karyawan demi untuk mengikuti lentera jiwanya berkarier solo sesuai passionnya. Wohoo...keren! Kisah yang sebenernya sudah beberapa kali saya dengar dari orang-orang hebat lainnya semacam halnya kang Muadzin ini. Saya baru tahu kalo ternyata doi seorang penulis buku juga. Meski dari pengakuannya, buku Follow Your Passion ini adalah buku pertamanya.
 

Thursday, April 18, 2013

[Review Buku] Anda Harus Galau


Judul     : Anda Harus Galau
Penulis  : Da'i Muhammad Azhari
Terbit    : 2013
Penerbit : Da'i Muda Publishing Indonesia
Tebal    : 141 halaman
Harga    : Rp 49.900,-

Buku karya Da’i Muda Muhammad Azhari ini membicarakan tentang g4lau. Galau-nya juga bukan sembarang galau cuy. Kalo bahasa gahul di sampul bukunya mah katanya “bukan galau biasa”. Cocok lah dibaca buat kitorang yang keseringan menggalaukan hal-hal yang bersifat keduniawian saja.haha... (*denny lebay!!!) Nggak ding, siapa aja cocok kok membaca buku ini. In Shaa Allah, ada manfaatnya. 

Thursday, November 29, 2012

[Review] Mencari Tuhan Yang Hilang

Judul     : Mencari Tuhan Yang Hilang
Penulis : Ustadz Yusuf Mansur
Penerbit: Zikrul Hakim
Tebal    : 346 Halaman


Suatu ketika saya begitu bersemangat nge-download video-video acaranya ustadz Yusuf Mansur “Chatting dengan YM” yang tayang di ANTV itu tuh. Buat saya pribadi lebih nyaman nonton downloadannya daripada nonton langsung di TV. Soalnya tahu sendiri di TV itu tuh kepotong sama iklan mulu.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
a>