Saturday, August 2, 2014

2 thumbs up



Bulan Juli kemaren sudah dua kali saya pulang ke kuningan. Lumayan jugo ternyato perjalanan pulang-pergi Kota Palembang-Kab. Kuningan. Menguras tenaga, menguras rekening juga.haha... Tapiii, Alhamdulillah, syukur tak terhingga (di bulan Juli itu) ada dua moment penting yang memang sudah lama saya nantikan. Apa tuh? 

Pertama, tentang akad kredit rumah dengan pihak bank yang sudah beberapa kali gagal maning…gagal maning,hadeh… Tapi semuanya sudah lewat. Sekitar pertengahan Juli beberapa waktu yang lalu, akhirnya tuntas juga. Bayangan saya tentang akad kredit yang ribet njelimet…eeeee malah simple. Dasoor sayanya saja yang terlalu lebeeee.hoho… Ah…plooong jaya rasanya. Tinggal bayar tiap bulan be. Yeaaah….

Kedua, tentang akad tunai a.k.a. rencana masa depan dengan sang pujaan hati.hazzaaaah… ;p Kemudahan demi kemudahan Allah berikan. Mulai dari beli cincin sampe saling bersilaturahmi keluarga. Hingga akhirnya, hari ini tanggal 2 Agustus 2014 persis beberapa jam yang lalu, ada keputusan tentang kapan momen bahagia itu akan dilaksanakan. Alhamdulillah…

Well, Pengorbanan saya bolak-balik Palembang-Kuningan terbayar lunas. Ya Rabb, saya (akan) menikah!!!

Yessss!!!! #two #thumbs #up….

Wednesday, July 30, 2014

The Power of Love




"Ya Allah, hamba yakin dia yang telah Kau hadirkan ini adalah yang terbaik,
 berilah jalan untuk kami dengan cara yang juga baik."


Sindangsuka, 30 Juli 2014 
D.S. & S.T.

Tuesday, July 15, 2014

Quran & Answer: Bolehkah Tahlilan dan Yasinan untuk yang Sudah Meninggal? (Repost)

Dewan Pakar
Muhammad Arifin, MA
Anggota Dewan Pakar Pusat Studi Al-Qur’an
Ketua Yayasan Asy-Syihab, Kotabumi, Lampung
 -----------------------------------------------------------
Tanya:
Assalammu'alaikum.
Saya ingin menanyakan perihal dasar hukum membaca yasin dan tahlil saat orang meninggal dunia, mengingat banyak pertentangan mengenai hal ini.

Terima kasih

(bintangluvscout@gmail.com)

Saturday, July 12, 2014

SMS MERAH MUDA (Repost)



“Tetap istiqomah, Ukhti. Selamat berjuang. Semoga Allah menyertai anti.”
Sender : Ikhwan +62817xxx

Senyum timbul dari cakrawalanya dengan malu-malu. Serasa ada hangat menyelusup dada dan membuat jantung berdegup lebih cepat. Otaknya pun sekejap bertanya, ”Ada apa? Sungguh, bukan apa-apa. Aku hanya senang karena ada saudara yang menyemangatiku.” Si akhwat menyangkal hatinya cepat-cepat. Dan ia bergegas meninggalkan kamarnya, ada dauroh. Ia berlari sambil membawa sekeping rasa bahagia membaca SMS tadi yang sebagian besar bukan karena isinya, melainkan karena nama pengirimnya.

“Ana lagi di bundaran HI, Ukhti. Doakan kami bisa memperjuangkan ini.”
Sender : Ikhwan +628179823xxx

Untuk apa dia memberitahukan ini padaku. Bukankah banyak ikhwan atau akhwat lain? Nada protes bergema di benaknya. Tapi di suatu tempat, entah di mana ada derak-derak yang berhembus lalu. Derak samar bangga menjadi perempuan yang terpilih yang di-SMS-nya.

Sunday, June 1, 2014

The Next Presiden Indonesia


Tema yang sedang hangat diperbincangkan di tipi saat ini adalah nggak jauh-jauh soal perpolitikan di Indonesia. Pilpres semakin dekat ya. Di tengah-tengah kesibukan saya sekarang nyiapain data buat besok lusa, di tipi lagi rame-ramenya ngomongin pengundian nomor urut untuk masing-masing pasangan capres dan cawapres. Seru pemirsa!!! Sampe ada yang nyanyiin yel-yel seperti layaknya timnas garuda lagi tanding di lapangan. Hadooh….

Sembari ngutak-ngatik data di lepie, saya mendengarkan berita dan ternyata politik itu punya istilah-istilah dunia boljug yo. Ada parliamentary threshold, electoral threshold, presidential threshold, elektabilitas, golput, incumbent terus ada juga black campaign. Haha…super sekali!!!

Siapapun presidennya nanti, semoga Indonesia semakin maju dan semakin lebih baik lagi!

*ditulis di kantor saat sendirian di hari senja.
(Minggu, 1 Juni 2014)

Wednesday, May 21, 2014

Untuk saya, Untuk kamu


Untuk Saya
Duhai yang tertatih dalam membaca Al-Qur’an, yang tersibukkan dengan segudang pekerjaan, yang hanya menemukan waktu-waktu senggang saat tenaga di ujung penghabisan, yang terkulai lemah tak berdaya di hadapan hambatan, lalu larut dalam untaian doa “Ya Allah, mudahkan segala urusan kami. Jangan Engkau bebankan apa yang tak sanggup kami memikulnya” -Sambil berjalan gontai terkulai lemas tak berdaya.-.

 Duhai yang tertatih dalam membaca Al-Qur’an, sudahkah tersingkap rahasia firman-Nya:
“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran, Maka Adakah orang yang mengambil pelajaran?”

Bilakah terkadang dunia lebih menyilaukan daripada cahaya Al-Qur’an? Ataukah kotorannya menutup samar bening indah petunjuknya? Ataukah gunung penghalangnya lebih dirasa sejuk hembus udaranya, ataukah istirahat dari lelah lebih menggoda daripada indah pemandangannya, lalu membuat kita menyerah menelusuri jalannya? Lihatlah, bekal apa yang telah kau persiapkan, denny? Kesungguhan apa yang telah kau banggakan, dan pengorbanan apa yang telah kau persembahkan. Patutkah kau menemukan mutiaranya sementara kau belum menyelaminya? (Ayo den…pikiiiir tuh)

Monday, May 19, 2014

As simple as possible


Simple dan nggak ribet. Pulang kampung kali ini sedikit berbeda. Biasanya saya agak kerepotan dengan barang bawaan oleh-oleh yang sebenarnya hampir di setiap saya pulang kampung selalu saya bawa. Kali ini saya cukup membawa satu tas ransel saya yang mungil dan dua kotak kecil oleh-oleh.

Terima kasih saya ucapkan buat Mas Erwin Suryanto yang sudah repot-repot nganterin saya pagi-pagi ke bandara. Sedikit cemas tralalaaaa pemirsa, kemarin itu pesawat berangkat jam 6 pagi, terus saya bangun jam 04.50. Efek semalem lembur sampe tengah malem. Gileeee….kejar tayang bener-bener pagi itu. untungnya masih bisa dikebut dijalanan, jadinya sampe juga di bandara dan masih bisa ngurus boarding meski harus di detik-detik akhir. Terima kasih banyak Mas Erwin.

Saya harap pulang kampung kali ini tidak sia-sia. Saya bisa menuntaskan akad kredit dengan bank dan juga tentang masa depan saya dan dia (colek: *ah…gak jadi deh…gak jadi…hehe). 

Mudah-mudahan. Aamiin.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
a>