Friday, June 24, 2016

RAPUH (lirik)



detik waktu terus berjalan
berhias gelap dan terang
suka dan duka tangis dan tawa
tergores bagai lukisan

seribu mimpi berjuta sepi
hadir bagai teman sejati

di antara lelahnya jiwa
dalam resah dan air mata
kupersembahkan padaMu
yang terindah dalam hidup

meski ku rapuh dalam langkah
kadang tak setia kepadaMu
namun cinta dalam jiwa
hanyalah padaMu

maafkanlah bila hati
tak sempurna mencintaiMu
dalam dadaku harap hanya
diriMu yang bertahta

detik waktu terus berlalu
semua berakhir padaMu

Thursday, May 19, 2016

Selamat Menempuh Hidup Baru Aa


Alhamdulillah...acaranya lancar.

Minggu, 15 Mei 2016 menjadi hari dengan status baru buat kakak saya. Atas izin-Nya sekarang sudah kembali mempunyai isteri. Rasa haru bahagia mengiringi doa kami sekeluarga. Semoga pernikahannya berkah, menjadi sekuarga sakinah mawadah warohmah. Barakallah a...

Teringat...sekitar 3 tahun yang lalu. Di bulan Februari 2013, kakak saya melangsungkan akad nikah. Namun, rezeki –jodoh-maut semuanya Allah yang mengatur. Kakak ipar saya, Teh Melinda berpulang kehadirat-Nya pada tahun 2014 kemarin. Kejadiannya selang beberapa minggu sebelum saya menikah.

Sekarang Allah, menghadirkan pasangan kembali untuk menemani perjalanan kehidupan di dunia yang fana ini. Doa kami yang terbaik buat aa dan isteri. Semoga Allah melanggengkan pernikahannya dan diberikan umur panjang yang bermanfaat. Aamiin.

Saturday, March 5, 2016

Powerfull Mind


“You have a very powerful mind that can make anything happen as long as you keep yourself centered” 

(Dr Wayne W Dyer)

Friday, March 4, 2016

Visit Kota Pagar Alam

Kota Pagar Alam merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Sumatera Selatan. Sesuai namanya, kota ini di-‘pagari’ oleh alam berupa perbukitan. Beberapa wisata alam bisa Anda nikmati di sini, diantaranya adalah air terjun, kebun teh, tugu rimau, atau bagi Anda yang suka naik gunung ada juga gunung yang cukup terkenal seantero Sumsel, yaitu Gunung Dempo.

Pada tanggal 19 Februari 2016 kemaren (selama tiga hari), saya bersama rombongan teman-teman kantor sengaja menyempatkan waktu untuk berlibur ke Kota Pagar Alam. Sekalian refreshing berakhir pekan setelah selalu disibukan oleh rutinitas pekerjaan yang seolah tak berujung.

Duileeee...malah curcol.

Tuesday, March 1, 2016

Thinking!!!



David J. Schwart, Guru Besar Georgia University, USA, mengatakan:


“Sukses orang tidak diukur dalam kilogram, gelar universitas, ataupun latar belakang keluarga, namun diukur dengan cara berfikir.”

Wednesday, February 24, 2016

Bandung, still my dream

sumber gambar dari sini


“Sejauh-jauh bangau terbang, pulangnya ke kubangan juga. Sejauh-jauh orang merantau akhirnya kembali ke kampung halaman juga.” --pepatah

Merantau, jauh dari keluarga, jauh dari kampung halaman sudah menjadi bagian dari hidup saya. Sudah lebih dari tujuh tahunan saya hidup di tanah rantau. Sempet tinggal tiga tahun lebih di jakarta dan sekarang sudah tiga tahun lebih tinggal di Palembang. Dan suatu saat nanti, mudah-mudahan saya bisa kembali ke tinggal di tanah keliharan, di Jawa Barat.

Jadi sebelumnya saya cerita dulu nii sama mbak Nia (dan sekalian pembaca semuanya). Saya ini orang Kuningan, Jawa Barat yang bekerja di pulau seberang. Tepatnya di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Mulai tinggal di Palembang sejak pertengahan Bulan Desember tahun 2012. Saya bekerja sebagaimana orang kantoran pada umumnya. Kebetulan kantor saya memang hanya ada satu di masing-masing ibukota provinsi yang tersebar di seluruh Indonesia. Dan Sumatera Selatan adalah tempat sekarang saya bekerja untuk saat ini. Sudah bisa ditebak kan maksud dari judulnya?haha...

Friday, February 19, 2016

Selamat Berjuang Rio Haryanto

                                              

Sejarah baru Indonesia di bidang balap tertoreh pada kemarin sore, 18 Februari 2016.  Pembalap muda Indonesia, Rio Haryanto, berhasil menduduki salah satu kursi peserta balap yang akan berlaga di F1 tahun 2016 musim ini. Hal ini cukup melegakan kita sebagai warga negara Indonesia, mengingat beberapa waktu sebelumnya terjadi tarik ulur berita mengenai bisa tidaknya Rio Haryanto tampil di salah satu ajang balap paling bergengsi itu. Maklum, ajang ini bukanlah sembarang balap. Sebagai ajang balap paling prestisius tentunya dana yang dibutuhkan pun tidaklah sedikit. Pertamina sebagai sponsor utama semenjak beberapa tahun terakhir ini, belum lah cukup untuk mendanai Rio Haryanyo agar bisa berkiprah di ajang balap F1. Usaha Rio untuk mencari sponsor pun sudah maksimal. Mulai dari bertemu gubernur DKI, Menpora, sampai bertemu dengan presiden Jokowi. Dan alhamdulillah, singkat cerita teka-teki Rio Haryanto untuk bisa tampil di F1 terjawab sudah.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
a>